Samarinda (ANTARA Kaltim) - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) siap menjadi tuan rumah Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dan Jambore Pemuda ASEAN yang akan digelar pada 21 hingga 29 Oktober 2013 di Stadion Utama Palaran, Samarinda.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim Sigit Muryono di Samarinda, Sabtu, mengatakan kepastian Kaltim menjadi tuan rumah Jambore Pemuda itu melalui Ketetapan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tentang tuan rumah Jambore Pemuda Indonesian (JPI) 2013.

JPI pada Oktober mendatang akan diikuti ribuan peserta dan ofisial dari 33 provinsi, kemudian dari sepuluh negara di ASEAN, dan dari 14 kabupaten serta kota di Kaltim sehingga di Palaran nanti akan ramai, untuk itu diperlukan berbagai fasilitas pendukung agar para tamu puas.

Mengenai kesiapan di Stadion Utama itu, lanjutnya, fasilitas yang ada saat ini sangat layak digunakan, apalagi para peserta dari seluruh Indonesia hanya menggunakan tenda sebagai tempat menginap.

Sementara tugas panitia hanya akan menyiapkan kamar mandi, cuci, dan kakus saja. Dia mengakui kendala yang dihadapi saat ini adalah sarana air bersih dan listrik, sehingga dua hal itu akan menjadi perhatian panitia.

Dalam persiapan penyambutan acara itu, lanjutnya, sejumlah fasilitas dan sistem kebersihan di Stadion Utama akan ditingkatkan, termasuk dilakukan sedikit perbaikan kondisi jalan agar lebih mulus.

Sedangkan sarana mandi, cuci dan kakus telah tersedia sebanyak 150 toilet yang diharapkan mampu menampung ribuan peserta, sehingga tinggal diperlancar pasokan air bersihnya.

Sebagai tuan rumah yang baik, lanjut dia, pihaknya harus mempersiapkan semua yang dibutuhkan peserta, termasuk masalah air bersih dan listrik sehingga semua pihak yang terlibat harus melakukan kerja bersama.

Terkait kepesertaan JPI dari Provinsi Kaltim, beberapa waktu lalu pihaknya sudah menggelar Jambore Pemuda Daerah (JPD) Kaltim ke-2 yang juga digelar di Stadion Utama Palaran, Kaltim.

JPD II tersebut diikuti 50 peserta yang merupakan ajang seleksi untuk mengikuti JPI. Materi seleksi terhadap 50 peserta itu antara lain penguasaan terhadap bahasa Indonesia, Inggris, pengetahuan umum, pariwisata, dan kesehatan. (*)

Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar