Gubernur : Tiga Pasangan Calon Harus Terima Pilihan Masyarakat PPU

Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak, bersama Calon Incumbent Andi Harahap dan Mustaqim MZ beserta Ketua KPU Kaltim Andi Sunandar dan Ketua KPU Kabupaten PPU Andi Arfin, usai memantau pemungutan suara Pilkada Kabupaten PPU, Kamis (25/4). (Bagus Purwa/ANTARA Kaltim)

Berita Terkait
Penajam (ANTARA Kaltim) - Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak meminta ketiga pasangan calon yang bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 2013, untuk dapat menerima hasil pilihan masyarakat yang akan memimpin Kabupaten PPU lima tahun ke depan.

"Ketiga pasangan calon, mari kita serahkan kapada masyarakat pemilih. Pemilihlah yang menentukan pemimpin 5 tahun ke depan," kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, saat memantau pemungutan suara Pilkada Kabupaten PPU, Kamis.

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim Andi Sunandar tiba di PPU dengan menggunakan helikopter, langsung ke kediaman Bupati Andi Harahap, dan kemudian memantau langsung beberapa tempat pemungutan suara di wilayah Kecamatan Penajam.

"Dari pantauan dan laporan, pelaksanaan pemungutan suara disetiap TPS berjalan dengan baik. Mudah-mudahan kondisi di PPU tetap kondusif," ujar Awang Farouk.

Gubernur Awang Farouk mengharapkan masyarakat Kabupaten PPU tetap menjaga kondisi wilayah PPU tetap kondusif dan tertib, sehingga tidak terjadi permasalahan yang dapat merugikan daerah dan masyarakat.

"Jaga jalannya demokrasi, sehingga tidak terjadi masalah sampai perhitungan suara dan penetapan pemenang Pilkada nanti," kata Awang Farouk.   

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Anas Yusuf menegaskan, pihaknya akan melakukan antisipasi pengamanan di wilayah PPU, jika terjadi permasalahan yang dapat menimbulkan konflik.

"Kami antisipasi hingga penetapan pemenang Pilkada, kami tidak mau kecolongan untuk pengamanan wilayah. Dan untuk antisipasi sudah diperhitingan secara matang," ucap Anas Yusuf.

Menurut Kapolda Anas Yusuf, Kantor KPU Kabupaten PPU dijaga tujuh anggota Sabhara Polda Kaltim bersenjata lengkap menggunakan kendaraan taktis, serta puluhan polisi ditempatkan di pintu masuk kantor KPU.

"Satu mobil water canon, juga kami parkirkan di halaman kantor KPU, untuk antisipasi segala kemungkinan," ujar Anas Yusuf.

Selain itu, tambah Kapolda Anas Yusuf, pihaknya berserta Polres PPU mengerahkan kendaraan dan personil untuk melakukan patroli disetiap wilayah Kabupaten PPU, untuk menjada ketertiban dan keamanan.

"Kami akan menjaga pelaksanaan demokrasi ini, agar berjalan lancar dan tertib sampai selesai," kata Anas Yusuf. (*)

Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar