Panwaslu Gelar Raker Panwascam se-Kukar

Ketua Panwaslu Kabupaten Kutai Kartanegara Yadi (Hayru Abdi/ANTARA Kaltim)

Rapat ini juga dibahas tentang tindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran Pemilu sesuai undang-undang, serta menciptakan pengawas Pemilu yang harmonis dalam kebersamaan
Berita Terkait
Tenggarong (ANTARA Kaltim) - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat kerja pengawasan Panwaslu Kecamatan (Panwaslucam) se-Kukar, Kamis (23/5) di Pendopo Odah Etam Tenggarong, dalam rangka pemilihan Guburnur dan Wakil Gubernur 2013 medatang.

Rapat tersebut diikuti Panwaslucam dari 18 Kecamatan se Kukar yang seluruhnya berjumlah 54 orang.

Ketua Panwaslu Kukar Yadi didampingi panitia acara tersebut Dedy, mengatakan bahwa rapat itu untuk memberikan pengetahuan mengenai bentuk, strategi, dan mekanisme dalam melaksanakan pengawasan di kecamatan masing-masing, serta tindak lanjut terkait adanya laporan maupun temuan pelanggaran.

Dijelaskannya tujuan rapat kerja itu guna menjadikan Panwaslucam se-Kukar sebagai lembaga yang kuat, profesional, dan bermartabat, sehingga dipercaya publik dalam melaksanakan pengawasan pada tahapan Pilkada 2013 dan Pemilu legislatif 2014. Dengan rapat itu juga dilakukan upaya pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilu, karena menurut dia mencegah lebih baik dari pada menindak pelaku pelanggaran.

Selain itu, melalui rapat tersebut juga bertujuan menumbuhkembangkan partisipasi masyrakat dalam membangun pengawasan berbasis pada masyarakat.

"Rapat ini juga dibahas tentang tindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran Pemilu sesuai undang-undang, serta menciptakan pengawas Pemilu yang harmonis dalam kebersamaan," paparnya.

Sebagai narasumber dalam rapat kerja tersebut adalah dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi Kaltim, Panwaslu Kukar, Polres Kukar dan dari Kejaksaan Negeri Kukar.

Adapun materi yang disampaikan yakni, penguatan fungsi kelembagaan Panwas, strategi pengawasan, penanganan temuan dan laporan pelanggaran, penyelesaian sengketa Pilkada. Materi lainnya yaitu, mekanisme pengawasan, serta landasan penyidikan tindak pidana Pilkada.

Sementara Ketua Bawaslu Kaltim Saiful mengatakan, karakter pengawasan disesuaikan dengan kondisi daerah.

"Pola pengawasan kita sebaiknya ditekankan pada hasil yang akan dicapai, bukan pada prosesnya. Sehingga apapun caranya, tujuan pengawasan itu bisa tercapai ujarnya.

Selanjutnya Saiful berharap agar Panwaslu dapat  bertugas dengan baik, sehingga kualitas Pemilu sesuai harapan.

Pembukaan rapat itu dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah Kukar, kepala SKPD terkait, serta beberpa perwakilan Parpol dan ormas di Kukar. (*)

Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar