Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan kepada Petani PPU

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak menyerahkan bantuan kepada para petani Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dalam rangakaian kunjungan kerja ke wilayah selatan provinsi itu, Ravu (29/5). (Bagus Purwa/ANTARA Kaltim)

Berita Terkait
Penajam (ANTARA Kaltim)  - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak menyerahkan bantuan dari Dinas Perkebunan, Peternakan dan Badan Ketahanan Pangan kepada para petani untuk meningkatkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (29/5).

Pemberian bantuan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kaltim tahun anggaran 2013, kepada petani PPU tersebut, dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kaltim ke wilayah selatan.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak didampingi oleh Ketua DPRD Kaltim Mukmin Faisyal HP serta Kapolda Kaltim Irjen Anas Yusuf.

Awang Faroek mengatakan, kunjungan yang dilakukan merupakan bentuk silaturahmi sekaligus monitoring Pemrov Kaltim terhadap kemajuan pembangunan dan perekonomian masyarakat di kabupaten/kota se-Kaltim.

"Kunjungan ini, untuk bertemu langsung dengan masyarakat, khususnya dengan masyarakat petani. Karena para petani merupakan soko gurunya pembangunan," katanya.

Menurut Awang Faroek, bidang pertanian di wilayah PPU sudah mengalami peningkatan yang cukup baik. Dan Pemrov Kaltim akan terus mengembangkan terus pembangunan disektor pertanian. Karena sektor pertanian merupakan, dapat membangun daerah secara terus menerus.

"Di PPU ada sekitar 55 ribu hektare lahan pertanian, 16 ribu lahan plasma ini harus dipertahankan dan ditingkatkan terus. Karena pertanian menjadi salah satu program prioritas Pemrov Kaltim, yang dapat membangun daerah sepanjang masa," ujarnya.

Untuk membangun bidang pertanian, lanjut Awang Faroek, para petani harus mempunyai kepastian hukum mengenai lahan pertanian yang dimiliki dan yang digarap oleh para petani sehingga lahan pertanian yang ada tidak berkurang.

"Aparat daerah harus bisa memastikan  hukum lahan pertanian, setiap petani  harus ada kepastian lahan terkait pertaniannya. Karena banyak lahan pertanian digunakan untuk kepentingan tambang dan lainnya, sehingga lahan pertanian semakin berkurang," tegasnya.

Ketua DPRD Kaltim, Mukmin Faisyal HP menambahkan, DPRD Kaltim akan ikut mendorong pembangunan disektor pertanian, dengan berupaya meningkatkan anggaran pertanian hingga 10 persen dari nilai total APBD Provinsi Kaltim.

"Kami berupaya terus meningkatkan anggaran pertanian, untuk membangun sektor pertanian di Kaltim. Peningkatan anggaran direkomendasikan dari hasil reses anggota DPRD, sesuai dengan aspirasi masyarakat petani diseluruh Kaltim," jelasnya.

Peningkatan anggaran pertanian, tambah Mukmin Faisyal harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Namun, DPRD terus berupaya meningkatkan anggaran pertanian, dan ditargetkan tahun anggaran 2014 mendatang anggaran pertanian dapat mencapai 10 persen dari total APBD Provinsi Kaltim.

Sementara itu, bantuan yang diserahkan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, diantaranya pengembangan tanaman kelapa sawit senilai Rp475.275.000 dengan luasan lahan 75 hektare di Kecamatan Sepaku dan pengembangan tanaman karet seluas 55 hektare di Kecamatan Sepaku dengan nilai bantuan Rp386.375.000.

Selain itu, juga untuk pemeliharaan tanaman lada di Kecamatan Babulu dan Sepaku dengan luas lahan 150 hektare dengan total bantuan senilai Rp97.500.000, serta bantuan bibit unggul tanaman karet untuk lahan seluas 50 hektare di Kecamatan Waru dengan nilai bantuan Rp300.000.000. (*)

Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar