Jumat, 23 Juni 2017

Investasi PMA Triwulan I Kaltim Rp3,99 Triliun

id investasi, penanaman modal, PMDN, PMA, investasi kaltim
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Nilai investasi kategori Penanaman Modal Asing (PMA) yang masuk ke Provinsi Kalimantan Timur pada triwulan I-2017 mencapai 300,16 juta dolar AS, atau setara dengan Rp3,99 triliun dengan perhitungan rata-rata 1 dolar AS sama dengan Rp13.300.

"Berbagai kegiatan ekonomi yang dijalankan di Kaltim dari kategori PMA antara lain pertambangan, industri makanan, pertanian dalam arti luas, dan gas," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kaltim Diddy Rusdiansyah di Samarinda, Kamis.

Investasi PMA sebanyak itu menyebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Kaltim dengan jumlah proyek yang dikerjakan sebanyak 105 unit, namun masing-masing daerah tidak sama nilainya karena paling tinggi berada di Kota Balikpapan dan paling rendah di Kabupaten Mahakam Ulu.

Rinciannya adalah Balikpapan berhasil menarik investor dengan nilai investasi kategori PMA sebesar 163,52 juta dolar atau setara dengan Rp2,17 triliun. Sementara proyek yang dikerjakan sebanyak 19 unit.

Berada di posisi kedua nilai investasi tertinggi adalah Kabupaten Kutai Timur dengan PMA sebesar 65,67 juta dolar AS atau setara dengan Rp873,41 miliar, sedangkan jumlah proyek yang dikerjakan mencapai 19 unit.

Disusul posisi ketiga adalah Kabupaten Kutai Kartanegara yang berhasil menarik PMA senilai 33,94 juta dolar atau setara dengan Rp451,44 miliar, sementara proyek yang dikerjakan sebanyak 23 unit.

Kemudian Kabupaten Kutai Barat terdapat 12 proyek PMA senilai 24,53 juta dolar atau setara dengan Rp326,33 miliar. Di Kota Samarinda terdapat empat proyek PMA senilai 6,628 juta atau setara dengan Rp88,15 miliar.

Berikutnya Kabupaten Paser terdapat delapan proyek dengan nilai 3,59 juta dolar atau setara dengan Rp47,75 miliar. Disusul Kabupaten Berau terdapat tujuh proyek dengan nilai 1,35 juta atau setara dengan Rp18,02 miliar.

"Kota Bontang ada empat proyek senilai 742,4 ribu dolar atau Rp9,87 miliar, Kabupaten Penajam Pasar Utara enam proyek senilai 113,1 ribu dolar atau Rp1,5 miliar, dan Mahakam Ulu tiga proyek senilai 53,5 ribu dolar atau Rp711,55 juta," ucap Diddy. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0125 seconds memory usage: 0.35 MB