Selasa, 23 Mei 2017

45 Pemuda Kaltim Ikuti Seleksi Calon Taruna Akmil

id akademi militer, calon taruna, seleksi taruna, seleksi akmil, pemuda kaltim
Balikpapan (ANTARA Kaltim) - Sebanyak 45 pemuda usia 17-21 tahun warga Kalimantan Timur mengikuti Sidang Parade Calon Taruna Akademi Militer 2017 di Aula Markas Kodam VI/Mulawarman Balikpapan, Kamis.

Ke-45 pemuda itu adalah hasil seleksi tahap pendaftaran sebelumnya yang dimulai sejak bulan Februari 2017. Apabila lulus dari sidang parade ini, mereka akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya bersama-sama dengan calon taruna dari Korem 101/Antasari Kalimantan Selatan.

"Kami mencari calon taruna yang mumpuni baik fisik maupun mental," kata Asisten Pers Kepala Staf Kodam (Aspers Kasdam) VI Mulawarman Kolonel Infanteri Blasius Popylus yang memimpin sidang tersebut.

Dalam sidang parade menjadi bagian dari tim seleksi Kepala Ajudan Jenderal, Kepala Jasmani, Kepala Rumah Sakit, Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam, dan Komandan Detasemen Intelijen di bawah Kodam VI Mulawarman, selain beberapa dokter dari RST dr Hardjanto.

"Agar seleksi ini cermat, teliti, akuntable, dan profesional, sehingga kita mendapatkan calon prajurit pemimpin yang berkarakter sangat baik bagi bangsa dan negara," lanjut Kolonel Blasius.

Sebelumnya, hanya di Balikpapan dan di Banjarmasin para calon taruna dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara bisa mendaftarkan diri secara langsung dan mendaftar ulang untuk pendaftaran via online.

Pendaftaran di Balikpapan dilakukan di Markas Kodam VI Mulawarman di Jalan Jenderal Soedirman dan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, di Korem 101 Antasari di Jalan Lambung Mangkurat.

Sebagai calon taruna, kepada pendaftar dikenakan syarat pendidikan terendah tamat Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan, atau Madrasah Aliyah, atau sekolah lain yang sederajat.

"Seluruh proses rekrutmen ini tidak memungut biaya apapun kepada peserta atau calon taruna. Kalau ada yang menjanjikan sesuatu dan kemudian meminta imbalan, baik uang ataupun lainnya dalam proses ini, dipastikan itu penipuan. Laporkan segera kepada kami atau panitia," jelas Kolonel Blasius. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0097 seconds memory usage: 0.35 MB