Jumat, 23 Juni 2017

Gubernur Kaltim Ikuti Pembaretan Di Kepri

id gubernur awang faroek ishak, pembaretan, kepri, Hendro Prasetyo
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak mengikuti pembaretan dan tata cara hidup militer di Pantai Teluk Buton, Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Natuna, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pada 18-19 Mei 2017.

"Upacara pembaretan itu dilakukan oleh Presiden Joko Widodo bersama Panglima TNI Gatot Nurmayanto," kata Juru Bicara Gubernur Kaltim Hendro Prasetyo dihubungi dari Samarinda, Jumat.

Gubernur Kaltim menjadi salah satu peserta dalam pembaretan dan tata cara hidup militer yang diikuti 34 gubernur se-Indonesia tersebut.

Ia mengaku terus memonitor kegiatan tersebut sehingga sudah mendapatkan beberapa koleksi foto Gubernur Kaltim selama mengikuti kegiatan.

Hendro bersyukur karena kegiatannya berjalan lancar dan gubernur mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.

"Pak Gubernur Kaltim diberangkatkan dari Jakarta menuju Pulau Natuna pada Kamis (18/5) pagi menggunakan Pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara," ujarnya.

Kegiatan yang diikuti mulai pembaretan dan hidup ala militer tersebut juga diikuti oleh Panglima Kodam (Pangdam) seluruh Indonesia, kemudian disatukan dengan operasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) yang melibatkan 5.900 prajurit TNI.

"Dalam rangkaian kegiatan itu juga digelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Kepulauan Natuna. Dalam kegiatan ini memang sekaligus dirangkai kegiatan lain," katanya.

Untuk Rapat Kerja APPSI tahun 2017, agenda yang dibahas oleh para gubernur se-Indonesia adalah mengenai kondisi keamanan terkini di Tanah Air.

Ia menyebutkan, dalam rakernas tersebut juga tentu menjadi ajang tukar-menukar informasi maupun pembahasan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah provinsi masing-masing.

Dalam penyelenggaraan pembangunan di daerah masing-masing tentunya beda karakter dan beda persoalan.

"Siapa tahu ada persoalan yang muaranya sama sehingga bisa dijadikan masukan. Dalam rapat kerja ini sekaligus diharapkan adanya solusi bersama dengan pemerintah," katanya. (*)

Editor: Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0154 seconds memory usage: 0.35 MB