Jumat, 18 Agustus 2017

Kaltim Buka Lowongan Tenaga Pendamping Desa

id lowongan, pendamping desa, dana desa, dpmpd kaltim, jauhar effendi, kemendes PDTT
Kaltim Buka Lowongan Tenaga Pendamping Desa
Ilustrasi - Ribuan peserta calon tenaga pendamping desa menyelesaikan soal ujian saat mengikuti test perekrutan Pendampingan Lokal kabupaten/kota di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Rabu (4/11). ( ANTARA FOTO/Rahmad)
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Pemerintah pusat bekerja sama dengan Pemprov Kalimantan Timur membuka lowongan kerja sebagai tenaga pendamping desa profesional guna mengawal dana desa dari Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD).

"Dari pertemuan Satker P3MD Kaltim dengan Kemendes PDTT di Jakarta pekan lalu, hasilnya sangat menggembirakan karena akan dilakukan perekrutan pendamping desa," tutur Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kaltim Muhammad Jauhar Efendi di Samarinda, Selasa.

Ia menjelaskan, jumlah pendamping desa yang diperlukan mencapai 331 orang, dengan rincian 18 orang pendamping untuk posisi tingkat kabupaten, antara lain pada jabatan tenaga ahli profesional bidang pemberdayaan masyarakat, bidang infrastruktur, bidang pembangunan partisipatif, pelayanan dasar profesional bidang teknologi tepat guna.

Kemudian untuk pendamping desa yang ditempatkan di posisi tingkat kecamatan dibutuhkan 153 orang, sedangkan untuk posisi pendamping lokal desa (PLD) yang ditempatkan di desa-desa ada 160 orang (satu PLD mendampingi 3-4 desa).

Syarat menjadi tenaga ahli profesional, antara lain memiliki pengalaman kerja bidang pembangunan desa atau pemberdayaan masyarakat minimal lima tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan kerja, pengalaman bidang infrastruktur, dan bidang lain sesuai posisi lowongan yang diinginkan.

Didampingi Kabid Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan DPMPD Kaltim Musa Ibrahim, ia melanjutkan, rencana pengumuman seleksi dilakukan pada 3-5 Agustus, pendaftaran secara daring dan "offline" pada kisaran 7-9 Agustus, tes tertulis 18 Agustus, psikotes 22 Agustus, dan pengumuman kelulusan sekitar 25 Agustus.

"Harapan saya, semua tahapan yang telah terprogram ini bisa berjalan mulus karena pemerintah pusat ingin pada awal September 2017 hasil rekrutmen baru ini bisa mulai bertugas. Saat ini panitia seleksi tingkat Kaltim sudah terbentuk, tinggal menunggu komando kapan bisa dimulai," ujarnya.

Jauhar melanjutkan, tahun ini terdapat 841 desa di Provinsi Kaltim yang menerima dana desa dengan jumlah Rp692,42 miliar, namun karena minimnya jumlah pendamping desa, maka mulai proses perencanaan, pemanfaatan anggaran, hingga beberapa hal terkait dirasa kurang maksimal.

Salah satu contohnya adalah penyaluran dana desa hingga ke Rekening Kas Desa (RKD) yang hingga pertengahan Juli 2017 ada separuh desa belum menerima transfer, karena persyaratan pencairan belum lengkap, seperti laporan penggunaan dana desa tahun sebelumnya dan rencana penggunaan anggaran tahun berjalan.

Menurut Jauhar, kebutuhan pendamping desa di Kaltim secara keseluruhan mencapai 478 orang, dengan rincian tenaga ahli tingkat kabupaten 38 orang, pendamping desa tingkat kecamatan 202 orang, dan PLD 238 orang.

"Sedangkan kondisi saat ini jumlah pendamping desa hanya sebanyak 147 orang. Rinciannya adalah tenaga ahli 20 orang, pendamping tingkat kecamatan 49 orang, dan PLD 78 orang sehingga masih kurang 331 orang. Kekurangannya inilah yang akan kita penuhi melalui perekrutan ini," ucap Musa. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0137 seconds memory usage: 0.36 MB