Balikpapan (ANTARA News Kaltim) -  Salah satu tujuan digelarnya "Borneo Extreme Offroad Competition" adalah untuk memperkenalkan nama Ibu Kota Kabupaten Paser yang dulu disebut Tanah Grogot, menjadi Tana Paser.

"Nama 'event' ini sekarang adalah 'Tana Paser Offroad', di mana kami ingin memperkenalkan nama baru Ibu Kota Kabupaten Paser. Kalau dulu namanya Tanah Grogot, sekarang Tana Paser," kata Ketua Panpel Tana Paser Offroad atau Borneo Extreme Ofroad Competition, Zulkifli di Balikpapan, Rabu.

Pihaknya sengaja menggandeng Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur dalam event yang bertajuk "Spirit Tana Paser Extreme Offroad Competition (STPEOC)".

Kompetisi Offroad Spirit Tana Paser akan diselenggarakan 23-25 Maret 2012 di arena offroad Danau Ungu, beberapa kilometer menjelang kota Tana Paser dari arah utara. Panitia mengundang para offroader dari seluruh Kalimantan dan Sulawesi untuk bertarung di ajang tersebut.

Menurut Zulkifli, selain mengenalkan Tana Paser sebagai nama baru kota Tanah Grogot, event offroad pertama di Kabupaten Paser ini juga diharapkan bisa jadi event promosi wisata.

"Sehingga khalayak tahu di kabupaten paling selatan Kalimantan Timur ini ada juga kegiatan wisata dan obyek wisata yang menarik," ujar Zulkifli.

Zulkifli sendiri sebelumnya dikenal sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Paser. Dalam event otomotif, ia kerap menjadi ketua lomba-lomba grasstrack atau motocross, termasuk juga road race di Bumi Paser Buen Kesong.

Hingga 2011 lalu, Paser masih kebagian jatah menggelar kejuaraan nasional balap motor jalan raya (roadrace) dan grasstrack-motocross dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim.

Sesuai dengan tujuan mempromosikan wisata dan budaya Paser tersebut, menurut Zulkifli dalam pembukaan offroad dan pada kesempatan lain yang memungkinkan selama lomba berlangsung, panitia akan menghadirkan kegiatan-kegiatan kesenian dan budaya untuk bisa dinikmati para offroader dan penonton.

Sampai dengan Rabu (7/3), sudah lebih dari 20 offroader dari berbagai penjuru Kalimantan mendaftarkan diri.

Di antaranya dari Kalimantan Selatan Tim Mentari H Bahrani yang akan menurunkan tiga mobil di kelas offroad ekstrem atau Free For All, Dari Samarinda terdaftar Liong Tak Sun dan Taufik Wisnu Brata, dedengkot klub offroad K2 dan Faishal, offroader yang disponsori sepenuhnya oleh perusahaan air minum dalam kemasan ASA, Loa Kulu, Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Balikpapan akan menurunkan Johny Caribian, juara event offroad di Palu, Sulawesi Tengah, tahun lalu. Sudah terdaftar pula Brontoseno Offroad Team yang dimotori Herman CJ, Bambang Parijoto, Harris, dan Budinoyo.  (*)


Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar