Empat Kota Juara Umum O2SN Kaltim

Samarinda (ANTARA Kaltim) - Empat kota di Provinsi Kalimantan Timur menjadi juara umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat provinsi yang dipusatkan di Stadion Madya Sempaja, Samarinda, dan berhak tampil mewakili Kaltim di tingkat nasional.

"Kepada semua juara O2SN tingkat provinsi ini, saya harapkan terus mengasah diri karena mereka harus bertanding dalam O2SN tingkat nasional pada 30 Juni hingga 6 Juli 2013," ujar Kepala Bidang Pembinaan SMP dan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Asli Nuryadin di Samarinda, Selasa.

Empat kota dari 14 kabupaten/kota yang menjadi juara umum itu adalah Kota Tarakan meraih juara umum tingkat SD dengan meraih enam emas, tiga perak, dan 11 perunggu.

Kemudian Jenjang SMP diraih Kota Balikpapan dengan 10 emas, empat perak, dan tiga perunggu. Jenjang SMA diraih Kota Bontang dengan empat emas, dua perak, dan enam perunggu, sementara jenjang SMK juara umum diraih Kota Samarinda dengan empat emas dan satu perunggu.

Menurut Asli, selama pelaksanaan O2SN di Samarinda berjalan tertib, aman, dan lancar. Bahkan para pesertanya menjunjung tinggi sportivitas sehingga diharapkan sportivitas ini dapat dipertahankan ketika pelaksanaan O2SN tingkat nasional yang akan dipusatkan di Kota Balikpapan.

Jalinan silaturrahim antarpelajar dan antarguru akan terjalin lebih baik apabila masing-masing daerah atau masing-masing atlet yang berstatus pelajar ini terus menjunjung sportivitas.

Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN adalah renang, pencak silat, atletik, bulu tangkis, catur, karate, bola voli, tenis meja, senam, sepak takraw, dan voli mini.

Sedangkan total jumlah peserta dan ofisial yang memadati kegiatan itu mencapai 2.100 orang. Kegiatan itu dihelat selama 3 hari, mulai 2 hingga 4 Mei di Stadion Madya Sempaja, Samarinda.

Asli Nuryadin meminta para juara pertama O2SN untuk meningkatkan kemampuan karena akan bertanding di tingkat nasional.

Apalagi Kaltim dipercaya menjadi tuan rumah sehingga dia berharap tuan rumah bisa meraih medali emas, walaupun disadari persaingan di tingkat nasional akan lebih berat ketimbang tingkat provinsi. (*)