Mukmin Buka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan RI

Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Zaman boleh berkembang seiring waktu tapi tetap harus ada nilai-nilai yang menjadi dasar dan sikap bagi karakter bangsa. Sebagai fakta dan fenomena yang berkembang menunjukkan bergesernya nilai dan etika kehidupan berbangsa dan bernegara ditandai oleh kemerosotan akhlak dan degradasi wawasan kebangsaan seperti tercermin dalam perilaku yang lebih mengedepankan nilai-nilai individual, pragmatis dan liberalis.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Kaltim HM Mukmin Faisyal HP dalam agenda sosialisasi mengenai empat pilar kebangsaan Republik Indonesia yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar Negera Republik Indonesia tahun 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia digelar digedung DPRD Kaltim, Jumat (24/5) yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Melani Leimena Suharli.

Menurut Mukmin, empat pilar kebangsaan Indonesia yang menjadi dasar harus ditegakkan dalam perwujudan nyata.

Sosialisasi yang diselenggarakan bersama Pengurus Pusat Satria Lakipadada Kaltim merupakan salah satu upaya mewujudkan empat pilar kebangsaan dalam format yang lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam kehidupan  sosial berbangsa dan bernegara.

"Kita semua yakin bahwa bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar yang merajai dunia apabila kita kembangkan empat pilar itu," papar Mukmin.

Sosialisasi yang diisi oleh narasumber dari Anggota DPR-RI asal Daerah Pemilihan Kaltim, Hetifah dan Anggota DPR-RI Rahadi Zakaria asal Daerah Pemilihan Jawa Barat.

Mukmin menyampaikan bahwa diterimanya Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia dan ideologi bangsa Indonesia adalah konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila menjadikan landasan pokok, landasan fundamental bagi penyelenggaraan Negara Indonesia.

"Pancasila yang berisi lima nilai dasar yang fundamental, nilai-nilai tersebut inilah yang harus kita amalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sedangkan dalam UUD 45 sangat termaktub tujuan negara  yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan ini merupakan tujuan negara kita," urai politisi Partai Golkar ini lebih jauh.

"Sedangkan tujuan umum Internasional adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial dan untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan aturan-aturan yang dirinci dalam pasal-pasal," kata Mukmin.

Ia menambahkan, NKRI lahir dari perjuangan jutaan warga pejuang yang bertekad mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebab itu NKRI adalah prinsip pokok hukum negara.

"Ini merupakan harga mati, semoga dengan penyelenggaraan sosialisasi empat pilar kebangsaan Indonesia ini, kita bisa menjaganya memahami, kita hayati, dan kita laksanakan dalam kehidupan kita sehari-hari," Harap Mukmin. (Humas DPRD Kaltim/lia/dhi)