Pos Bontang Akan Distribusi 13.054 Karlinsos

Bontang (ANTARA Kaltim) - Kantor Pos Kota Bontang Kalimantan Timur akan menyalurkan 13.054 Kartu Perlindungan Sosial (Karlinsos) untuk wilayah kerja Bontang dan delapan kecamatan di Kutai Timur.

"Untuk Kutim (Kutai Timur) hanya delapan kecamatan yang diedarkan melalui Kantor Pos Bontang yakni Muara Wahau, Kombeng, Teluk Pandan, Rantau Pulung, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon dan Telen serta 10 kecamatan lainnya melalui Kantor Pos Samarinda.  Sedangkan Kota Bontang semua kecamatan karena hanya tiga saja," kata Kepala Pos Bontang, Surya Hambali, di Bontang, Sabtu.

Dia mengatakan sudah sebagian Karlinsos untuk wilayah Kaltim telah tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan, dengan proses cetak ada di pusat.

"Total Karlinsos untuk Bontang 6.361 KK, dan Kutai Timur 6.693 KK," katanya.

Kartu Perlindungan Sosial (Karlinsos) atau KPS adalah kartu yang diterbitkan oleh Pemerintah sebagai penanda Rumah Tangga Miskin.

Karlinsos memuat informasi Nama Kepala Rumah Tangga, Nama Pasangan Kepala Rumah Tangga, Nama Anggota Rumah Tangga Lain, Alamat Rumah Tangga, Nomor Kartu Keluarga, dilengkapi dengan kode batang (barcode) beserta nomor identitas KPS yang unik.

Bagian depan bertuliskan Kartu Perlindungan Sosial dengan logo Garuda, dan masa berlaku kartu 2013-2014.

Sebagai penanda Rumah Tangga Miskin, Kartu Perlindungan Sosial ini berguna untuk mendapatkan manfaat dari Program Subsidi Beras untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah atau dikenal dengan Program RASKIN.

Pemerintah mengeluarkan Kartu Perlindungan Sosial ini kepada 15,5 juta Rumah Tangga Miskin dan rentan yang merupakan 25 persen Rumah Tangga dengan status sosial ekonomi terendah di Indonesia.

"Kartu Perlindungan Sosial nantinya akan dikirimkan langsung ke alamat Rumah Tangga Sasaran (RTS).  Yang boleh menerima adalah satu dari tiga yang tercantum di Karlinsos yakni kepala rumah tangga, pasangan kepala rumah tangga, dan anggota rumah tangga lain," kata Surya Hambali yang dalam dua pekan ini telah koordinasi dengan Bappeda, kelurahan dan kecamatan. (*)